Lompat ke konten utama
Publish What You Pay Indonesia — a member of the Resource Justice Network
Publikasi2020

Tata Kelola Pelayanan Informasi Publik pada Masa Darurat Kesehatan Masyarakat Akibat Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) di Nusa Tenggara Barat

Oleh Dwi Arie Santo, Ramli, Johan Rahmatulloh

Tentang publikasi ini

Tata Kelola Pelayanan Informasi Publik pada Masa Darurat Kesehatan Masyarakat Akibat Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) di Nusa Tenggara Barat Unduh Brief

Tambahan dari isi dokumen: Hasil kaji cepat ini diharapkan dapat menjadi bahan masukan bagi Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 dalam meningkatkan efektivitas penanganan Co vid-19, serta meningkatkan partisipasi publik se lama masa tanggap darurat. Kaji cepat ini dilaksa nakan menggunakan metode survei secara online dan tatap muka selama 10 hari sejak tanggal 28 April-5 Mei 2020. Kajian cepat ini menemukan bahwa selama masa tanggap darurat bencana nasional Covid-19 di NTB, cakupan akses informasi publik terkait pena nganan Covid-19 sangat terbatas bagi masyarakat di wilayah Pedesaan, terutama kelompok perem puan dan rumah tangga berpenghasilan rendah.

Rekomendasi dan implikasi yang ditegaskan dalam teks mencakup: Sehingga, diperlukan sebuah kajian untuk menilai pemenuhan hak informasi masya rakat, dan secara khusus menilai efektivitas im plementasi SE tersebut. Rekomendasi Kebijakan Atas berbagai temuan dan analisis dalam kajian cepat ini, beberapa rekomendasi yang perlu di tindaklanjuti oleh Gugus Tugas Percepatan Pe nanganan Covid-19 Provinsi NTB dalam rangka meningkatkan efektivitas penanganan Covid-19 adalah sebagai berikut: 1. Data penerima bantuan sebaiknya disusun secara terpilah sesuai de ngan jenis kelamin dan tingkat kesejahteraan, serta kriteria masyarakat berkebutuhan khu sus (penyandang disabilitas); Pemerintah daerah perlu menyediakan infor masi yang mudah dimengerti oleh masyarakat tanpa terkecuali, dengan memanfaatkan media komunikasi yang sesuai dengan keseharian masyarakat.

4 Gambar 1. Sebaran Responden Kaji Cepat Keterbukaan Informasi Covid-19 di 10 Kabupaten/Kota di Wilayah Provinsi NTB Sumber: Hasil survei, diolah oleh peneliti Temuan-Temuan Survei 1. Aksesibilitas Informasi Mengenai Covid-19 1.1. Aksesibilitas Informasi Berdasarkan Jenis Kelamin Berdasarkan hasil survei ditemukan bahwa kelom­ pok perempuan cenderung mendapatkan akses informasi yang lebih terbatas dibandingkan laki­ -laki. Akses informasi JPS dan kesehatan pada ke­ lompok responden laki-laki cenderung lebih tinggi, masing-masing 52,2% dan 89,6%. Sebaliknya, ke­ lompok perempuan cenderung lebih tinggi akses­ nya terhadap informasi pendidikan, 43% berban­ ding 38%.

Jelajahi publikasi lainnya
Tata Kelola Pelayanan Informasi Publik pada Masa Darurat Kesehatan Masyarakat Akibat Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) di Nusa Tenggara Barat — PWYP Indonesia