Lompat ke konten utama
Publish What You Pay Indonesia — a member of the Resource Justice Network
Publikasi2021

Pengendalian Produksi, Ekspor dan Efektivitas DMO Batubara dalam Mendorong Transisi Energi di Indonesia

Oleh RADIKAL LUKAFIARDI1, RIZKY ANANDA WSR2, MARYATI3

Tentang publikasi ini

Batubara merupakan salah satu sumber energi dan bahan bakar fosil dengan proporsi yang masih besar dalam bauran energi nasional, mencapai angka 37% (ESDM, 2021). Meski Pemerintah telah menetapkan target penurunan porsi batubara pada bauran energi di angka 30% pada tahun 2025, dan 25% pada tahun 2050 dalam kebijakan Rencana Umum Energi Nasional (RUEN), namun angkanya masih saja meningkat dari tahun ke tahun. Bersumber dari data yang sama, gambar 1 mengkonfirmasi bahwa total energi fosil lainnya masih mendominasi bauran energi nasional hingga mencapai 90%. Kesenjangan antara realisasi dan target yang ditetapkan oleh pemerintah tersebut tentunya menimbulkan tanda tanya akan keseriusan Pemerintah dan pemangku kebijakan dalam melaksanakan strategi pengurangan emisi gas rumah kaca melalui strategi transisi energi: dari berbasis fossil ke sumber energi terbarukan.

Kertas kebijakan ini meninjau implementasi komitmen pemerintah dalam strategi transisi energi, khususnya dalam hal pengelolaan tambang batubara Indonesia (sektor hulu), yang kami pandang berkontribusi pada persoalan di hilir, yaitu masih dominannya batubara dalam bauran energi nasional. Pembahasan dimulai dengan identifikasi kebijakan pengelolaan batubara Indonesia, baik dari kerangka pengelolaan energi maupun pembangunan. Beranjak dari sini, pembahasan mengerucut pada pelaksanaan komitmen pemerintah di tiga aspek, yakni pengendalian produksi dan perdagangan, serta memberikan analisis atas efektifitas pemenuhan batubara untuk kebutuhan dalam negeri (domestic market obligation, DMO), dan kemudian diakhiri dengan rumusan rekomendasi kebijakan.

Tambahan dari isi dokumen: Bersumber dari data yang sama, Gambar 1 menunjukan bahwa total energi fosil lainnya ma sih mendominasi bauran energi nasional hingga mencapai 90%. Bauran Energi Nasional Sumber: Kementerian ESDM, 2021 Sementara itu, Pemerintah Indonesia telah me miliki komitmen untuk mencapai target penurun an emisi sebesar 29% pada 2030 dalam skenario yang bertumpu pada kemampuan sendiri, dan 41% jika dengan dukungan internasional. Target yang dinyatakan dalam dokumen kebijakan Na tionally Determined Contribution (NDC) tersebut merupakan komitmen Indonesia untuk menjaga kenaikan suhu permukaan bumi tidak lebih dari 1.5ᵒC melalui penandatanganan Perjanjian Paris, bersama dengan negara-negara lain di seluruh dunia.

Rekomendasi dan implikasi yang ditegaskan dalam teks mencakup: Pengelolaan Batubara di Indonesia: Kebijakan Energi dan Pembangunan Nasional Indonesia diperkirakan memiliki cadangan ter bukti batubara sebesar 39,891 juta ton atau se tara dengan 3,7% cadangan dunia (BP Statistical Review, 2020). Sebagian besar cadangan ba tubara Indonesia ditemukan di dua pulau besar, yakni Sumatera (50%) dan Kalimantan (49,5%); sementara sisanya tersebar di pulau-pulau lain seperti Papua.

Jelajahi publikasi lainnya
Pengendalian Produksi, Ekspor dan Efektivitas DMO Batubara dalam Mendorong Transisi Energi di Indonesia — PWYP Indonesia