Lompat ke konten utama
Publish What You Pay Indonesia — a member of the Resource Justice Network
Publikasi2015

Kertas Fakta : Visi, Misi dan Program Pasangan Presiden Joko Widodo dan Jusuf Kalla (Jokowi-JK) [bidang energi, industri ekstraktif, sumberdaya alam, dan lingkungan hidup].

Tentang publikasi ini

Kertas fakta ini mengurai tentang visi, misi dan program pasangan Preseiden dan Wakil Presiden Jokowi-JK khususnya 15(lima belas) aspek terkait di bidang energi, industri ekstraktif pertambangan dan sumber daya alam.

Ke 15 aspek tersebut adalah : (1)Aspek regulasi, ketahanan dan penegakan hukum; (2) Aspek pemberantasan korupsi sektor SDA; (3) Aspek produksi dan penerimaan negara; (4) Aspek pembangunan infrastruktur; (5) Aspek subsidi energi; (6) Aspek konversi energi, penghematan energi dan pengembangan energi baru terbarukan; (7) Aspek penyediaan kebutuhan listrik nasional; (8) Aspek peningkatan nilai tambah dan hilirisasi industri SDA; (9) Aspek renegoisasi kontrak pertambangan; (10) Aspek investasi, perdagangan dan pengembangan industri; (11) Aspek sosial; (12) Aspek tata kelola kelembagaan; (13) Aspek penguatan sektor kehutanan; (14) Aspek kelestarian alam, tata ruang dan lingkungan hidup yang berkelanjutan; serta (15) Aspek Perubahan iklim.

Tambahan dari isi dokumen: Gagasan tersebut telah disampaikan kepada Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan kepada publik sebagai bahan kampanye dalam pemilihan presiden Republik Indonesia. Berikut adalah matriks visi, misi dan program pasangan presiden dan wakil presiden di bidang energi, industri ekstraktif pertambangan dan sumber daya alam yang dirangkum oleh Sekretariat Publish What You Pay Indonesia yang bersumber dari dokumen visi, misi dan program kedua pasangan calon dalam pemilihan presiden-wakil presiden tahun Fact Sheet/Seri I/PWYP Indonesia/2014 Publish What You Pay (PWYP) Indonesia merupakan koalisi masyarakat sipil untuk transparansi dan akuntab… Berdiri sejak tahun 2007, dan terdaftar sebagai badan hukum Indonesia sejak tahun 2012 dengan nama Yayasan Transparansi Sumberdaya Ekstraktif.

Rekomendasi dan implikasi yang ditegaskan dalam teks mencakup: diperlukan sistem fiskal yang fleksibel, sesuai dengan karakter ladang minyak, misalnya dengan mempertimbangkan aspek kelayakan investasi seperti net present value (NPV), internal rate of return (IRR), payback period dan profitability ratio (PR), d.

Jelajahi publikasi lainnya
Kertas Fakta : Visi, Misi dan Program Pasangan Presiden Joko Widodo dan Jusuf Kalla (Jokowi-JK) [bidang energi, industri ekstraktif, sumberdaya alam, dan lingkungan hidup]. — PWYP Indonesia